Tunggularum
Tentang Tunggularum
Desa Wisata Tunggul Arum lahir dari sejarah ketahanan yang unik. Berlatar belakang peristiwa "bedol desa" pada tahun 1963 atas perintah Sri Sultan Hamengkubuwono IX, masyarakat direlokasi ke tempat yang lebih aman di lereng Gunung Merapi.
Kini, desa ini menawarkan beragam aktivitas bagi pengunjung, mulai dari menikmati panorama puncak Merapi dari gardu pandang, melakukan trekking, hingga mendalami sisi spiritual di Gua Semar. Sebagai bukti kesiapsiagaan, terdapat bunker atau ruang lindung yang berfungsi sebagai tempat berlindung saat erupsi dan menjadi daya tarik wisata. Manfaat utama desa wisata ini adalah melestarikan warisan budaya, memberdayakan ekonomi lokal melalui kerajinan khas Tosan Aji (keris kayu) dan menyajikan pengalaman otentik.
Aktivitas di Tunggularum
Panorama Puncak Merapi
Saksikan kemegahan Gunung Merapi dari gardu pandang kami. Sebagai salah satu titik pandang terbaik dan teraman, nikmati pemandangan puncak yang menakjubkan, terutama saat matahari terbit.
Jelajah Sejarah & Spiritualitas
Telusuri jejak ketahanan desa dengan mengunjungi bunker perlindungan, petilasan pahlawan, dan Gua Semar. Pahami kearifan lokal dalam hidup berdampingan dengan Merapi.
Edukasi Kerajinan Tosan Aji
Pelajari seni membuat Tosan Aji, keris unik yang seluruhnya terbuat dari kayu langka lereng Merapi. Dapatkan wawasan tentang filosofi di balik kerajinan warisan budaya ini.
Galeri
Sekilas Keindahan Tunggularum.
.png)
.png)
.png)
.png)
Siap Menjelajahi Tunggularum?
Tim kami siap membantu merencanakan petualangan Anda.